biochaos

Monthly Archives: September 2014


Choo Choo Cockatoo

Posted: September 10th 2014

Kakatua Jambul Kuning merupakan burung endemik Indonesia dan Timor Leste. Dalam bahasa latin disebut Cacatua sulphurea (Gmelin, 1788). Sedang dalam bahasa Inggris burung yang nyaris punah ini disebut Yellow-crested Cockatoo atau Lesser Sulphur-crested Cockatoo. Burung yang nyaris punah ini tersebar di seluruh Nusa Tenggara (termasuk Bali dan Timor), Sulawesi dan pulau sekitarnya, serta di kepulauan Masalembu. Burung berparuh bengkok ini mendiami daerah hutan, pingiran hutan, semak hingga daerah pertanian dengan ketinggian mencapai 800 meter dpl. Jenis kakatua ini membuat sarang pada batang-batang pohon tertentu. Makanan burung ini adalah biji-bijian, kacang, dan aneka buah-buahan. Salah satu spesies kakatua ini mempunyai ukuran sedang dengan panjang sekitar 35 cm. Semua bulunya berwarna putih semua. Di kepalanya terdapat jambul berwarna kuning yang dapat ditegakkan. Kakatua Jambul Kuning memiliki paruh berwarna hitam serta kulit di sekitar matanya berwarna kebiruan dan kakinya berwarna abu-abu. Bulu-bulu terbang dan ekornya berwarna kuning. Sebagaimana jenis kakatua lainnya, Cacatua sulphurea merupakan burung yang pandai. Burung yang nyaris punah ini dapat dilatih untuk … Read more



© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php