Frans Theo Wiranata

Identifikasi Spesies Ordo Cetartiodactyla Menggunakan DNA BARCODE

Posted: September 1st 2015

  Hello Sob, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang masalah identifikasi spesies ordo cetartiodactyla nah udah tau belum yang termasuk ordo tersebut apa aja. oke cekidot !! Ordo Cetartiodactyla merupakan mamalia besar dan mempunyai daerah sebaran luas. Saat ini di dunia terdapat 10 famili yang terdiri dari 220 spesies anggota ordo Cetartiodactyla. Selain itu,banyak spesies dari ordo Cetartiodactyla sukses mengalami domestikasi menjadi ternak dan sumber protein utama bagi kebutuhan manusia. Sumber daya hayati Indonesia dari ordo Cetartiodactyla terdiri atas 4 famili, yaitu Suidae, Tragulidae, Cervidae dan Bovidae. Famili Suidae memiliki anggota 10 spesies yaitu babi rusa buru (Babyrousa babyrussa), babi rusa sulawesi (Babyrousa celebensis), babi rusa togian (Babyrousa togeanensis), babi rusa bola batu (Babyrousa bolabatuensis), babi nangui (Susbarbatus), babi vavu (Sus celebensis), babi flores (Sus heureni), babi celeng (Sus scrofa), babi timor (Sus timorensis), dan babi bagong (Sus verrucosus) (Suyanto dkk., 2002). Famili ini umumnya masih hidup liar … Read more


Proses Penambangan dan Manfaat Biji Kromit

Posted: March 2nd 2015

Kata Kromium berasal dari bahasa Yunani (chroma) yang berarti warna. Kromium (Cr) merupakan salah satu unsur logam berat yang mempunyai nomor atom 24 dan mempunyai berat atom 51,996. Logam Krom murni tidak pernah ditemukan di alam, logam Krom ditemukan dalam bentuk persenyawaan padat atau mineral dengan unsur-unsur lain. Logam Krom sesungguhnya berasal dari kromit. Kromit merupakan satu-satunya mineral yang menjadi sumber logam kromium. Kromit mempunyai komposisi kimia FeCr2O3 dan mempunyai sifat antara lain: berwarna hitam berbentuk kristal massif hingga granular memiliki sistem kristal oktahedral memiliki goresan berwarna coklat kekerasan 5,5 (skala mohs) berat jenis 4,5 – 4,8 Gambar 1. Kromit (http://www.geocaching.com/geocache/GCZP2A_chromite-feocr2o3-dp-ec5) Komposisi kimia kromit sangat bervariasi karena terdapat usur-unsur lain yang mempengaruhinya, sehingga berdasarkan perbandingan Cr:Fe, kromit dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu kromit kaya krom, kaya aluminium, dan kaya besi (Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, 2005).   Gambar 2. Sumber Kromit di dunia ((Pariser, 2013). Kromit … Read more


Rusa Bawean Semakin Kritis

Posted: December 6th 2014

Rusa Bawean (Axis kuhli) merupakan spesies asli (endemik) Pulau Bawean, Jawa Timur. Habitatnya tersebar di pulau seluas 180 kilometer persegi itu.  Rusa Bawean (bahasa latinnya Axis kuhlii), merupakan satwa endemik pulau Bawean (Kab. Gresik, Jawa Timur) yang populasinya semakin langka dan terancam kepunahan. Oleh IUCN Redlist, Rusa Bawean, yang merupakan satu diantara 4 jenis (spesies) Rusa yang dimiliki Indonesia ini, dikategorikan dalam “Kritis” (CR; Critiscally Endangered) atau “sangat terancam kepunahan”. Spesies Rusa Bawean ini juga terdaftar pada CITES sebagai appendix I. Dalam bahasa inggris disebut sebagai Bawean Deer.   Ciri-ciri dan Habitat Rusa Bawean Rusa Bawean memiliki tubuh yang relatif lebih kecil dibandingkan Rusa jenis lainnya. Rusa Bawean (Axis kuhlii) mempunyai tinggi tubuh antara 60-70 cm dan panjang tubuh antara 105-115 cm. Rusa endemik Pulau Bawean ini mempunyai bobot antara 15-25 kg untuk rusa betina dan 19-30 kg untuk rusa jantan. Selain tubuhnya yang mungil, ciri khas lainnya adalah memiliki … Read more


Macan Tutul Jawa Raja Rimba Terakhir Di Jawa

Posted: September 9th 2014

Pulau Jawa memang dikenal sebagai pulau terpadat penduduknya di Indonesia, tidak seperti Sumatera atau Kalimantan yang masih banyak memiliki hutan-hutan belantara yang biasa dihuni oleh hewan-hewan buas. Namun meski hanya sebagian kecil saja hutan belantara yang ada di Pulau Jawa, Pulau Jawa memiliki hewan buas yang mengagumkan yaitu Macan Tutul Jawa. Namun sayang, kini keberadaannya terancam punah (Critically Endangered) karena banyaknya perburuan liar. Hingga akhirnya, Macan Tutul Jawa menjadi kucing besar terakhir di Jawa setelah punahnya Harimau Jawa. Klasifikasi Ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Chordata Kelas: Mammalia Ordo: Carnivora Famili: Felidae Genus: Panthera Spesies: Panthera pardus Subspesies: Panthera pardus melas Nama trinomial Panthera pardus melas Macan Tutul Jawa atau dalam bahasa latin disebut Panthera pardus melas menjadi kucing besar terakhir yang tersisa di pulau Jawa setelah punahnya Harimau Jawa. Macan Tutul Jawa (Java Leopard) merupakan satu dari sembilan subspesies Macan Tutul ( Panthera pardus ) di dunia yang merupakan satwa endemik pulau … Read more


Hello world!

Posted: September 4th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php