120707121

Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Posted: November 14th 2012

Sistem Informasi Fungsional

Karakteristik Sistem Informasi Fungsional ialah terdiri dari beberapa sistem informasi yang kecil, lebih difokuskan pada kegiatan-kegiatan khusus, memiliki spesifikasi aplikasi sistem informasi yang benar-benar independen atau terintegrasi untuk membuat suatu system fungsional yang saling berhubungan, dapat diintegrasikan lintas departemen untuk mendukung proses bisnis yang lebih luas, adanya antarmuka satu sama lain untuk membentuk sistem informasi organisasi yang luas, terdapat juga antamuka lingkkungan. Pada Sistem Informasi Fungsional dikenal istilah Transaction Processing System dan Management Information System. Transaction Processing System adalah sebuah proses transaksi sehari-hari seperti proses transaksi di cashier, perpustakaan, dan lain-lain. Sedangkan Management Information System adalah sebuah sistem yang telah menyediakan informasi rutin kepada para manajer di bidang fungsional

Transaction Processing System

TPS merupakan setiap peristiwa bisnis yang terjadi selama ada operasi bisnis.Peristiwa  transaksi pada TPS dapat menimbulkan pristiwa bisnis yang lain. Pada TPS sejumlah transaksi dapat dijelaskan oleh sejumlah item data. TPS dirancang untuk merekam dan menyimpan data yang menjelaskan setiap peristiwa bisnis yang terjadi. TPS merupakan dasar dari semua sistem informasi,yang bersifat berulang, konsisten, dan memiliki high volume class. TPS adalah sebagai dasar bagi sistem informasi lainnya. TPS dapat digunakan untuk menyampaikan kesan kepada pelanggan tentang kualitas bisnis yang ada. Adapun karakteristik TPS ialah, sistem yang memproses data dengan volume yang banyak, sumber data TPS sebagian besar bersifat internal, dan output yang dihasilkan juga bersifat internal, beroprasi secara teratur, karena prosesnya berjalan mingguan bahkan harian maka TPS memerlukan kapasitas penyimpanan (database) yang besar, memerlukan kecepatan pemrosesan yang tinggi jika tidak tinggi maka akan timbul permasalahan, Input dan output dari data harus dikenal dan dimengerti, akurat dan tidak boleh salah, membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi dengan tapi kompleksitas yang rendah, membutuhkan tingkat keakuratan yang tinggi, integritas data, dan keamanan, memerlukan sistem pengolah yang handal karena sebuah organisasi tak dapat bertahan lama tanpa TPS, dan melakukan proses yang diminta oleh pengguna. TPS memiliki tugas-tugas tertentu seperti pemrosesan order, buku besar, utang dan piutang, manajemen persediaan, pengiriman, dan penerimaan, daftar gaji, serta laporan periodik dan keterangan.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen berfungsi untuk menyediakan informasi setiap hari bagi manajermen. Manajemen Information Server menggunakan data dari Transaction Processing System sebagai data dasar. Fungsinya adalah untuk melaporkan atau reporting.

Decision Suport System

Sistem ini merupakan sebuah sistem yang menyerupai MIS namun lebih cerdas. Sistem ini mampu membantu manajer melakukan dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Dengan sistem ini user dapat berinteraksi langsung dengan sistem.

Executive SuportT System (ESS)

Sistem ini merupakan sistem yang didesain untuk para executive. Tampilan ESS ada dalam bentuk grafis (dashboard).

Area Bisnis Fungsional yang Didukung Sistem Informasi

Ada beberapa area bisnis fungsional yang didukung oleh Sistem Informasi antaralain, sistem akutansi dan keuangan, sistem pemasaran dan penjualan, sistem manajemen produksi dan operasi serta sistem manajemen sumber daya manusia. Sistem akuntansi dan keuangan adalah sebuah sistem yang mengatur tentang perencanaan keuangan dan penganggaran. Merupakan sistem yang meramalkan keuangan dan ekonomi serta membantu dalam penganggaran belanja. Sistem ini membantu manajemen investasi, membantu akses ke laporan keuangan dan ekonomi dan analisis keuangan, serta membantu dalam melakukan control keuangan. Sistem Pemasaran & Penjualan adalah saluran distribusi yang menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan dan dapat diperpanjang melalui perantara berbagai seperti grosir dan pengecer. Sistem ini berhubungan dengan manajemen Pengiriman.

Integrated Information System

Sistem Informasi perlu diintegrasikan karena secara fungsional sistem informasi yang sudah ada memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan tersebut adalah tidak bisa memberikan karyawan semua informasi yang mereka butuhkan, tidak dapat membuat departemen yang berbeda berkomunikasi secara efektif, dan penjualan penting, persediaan, dan data produksi sering dimasukkan secara manual ke dalam sistem komputer yang terpisah. Selain itu adanya perbedaan SI dan data redundant. Ada beberapa cara untuk mengintegrasikan SI yaitu dengan menghubungkan sistem yang ada, memaksimalkan penggunaan sistem yang ada dapat memungkinkan penambahan aplikasi baru, menggunakan perangkat lunak supply chain management untuk mengatasi isolasi struktur departemen tradisional dengan mengintegrasikan pengolahan di beberapa bidang fungsional, menggunakan perangkat lunak Enterprise Resource Planning. Hal ini untuk mengontrol semua proses bisnis utama dengan arsitektur perangkat lunak tunggal secara real time dan meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan profitabilitas.

Interorganizational Information System

Adalah sebuah sistem elektronik yang melibatkan arus informasi antara dua atau lebih organisasi dalam hubungan on-going. Tujuan dari IOS adalah terjadinya proses transaksi yang efisien. IOSs dapat diimplementasikan dengan Swasta, jaringan pihak ketiga (nilai tambah jaringan) atau Diakses oleh jaringan public (internet). Jenis dari Sistem interorganisasional diantaranya adalah Global systems, Electronic data interchange (EDI), Electronic funds transfer (EFT), Extranets, Shared databases, dan Integrated messaging. Isu dalam IOS / Global IS Desain ada beberapa. Isu-isu tersebut adalah perbedaan budaya, ekonomi, dan politik serta keprihatinan Lintas-perbatasan transfer data.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php