It's Biotech Time!

GMO tidak??? sudahh cek saja sana!

Posted: February 18th 2014
(photo:grist.org)

(photo:grist.org)

Hampir 90% produk makanan di dunia merupakan produk hasil rekayasa genetika (GMO). Ketika kita membahas tentang produk GMO, kita membicarakan tentang adanya insersi gen pada suatu organisme yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya kapasitas panennya. Semua hal ini tentunya menguntungkan kita dalam pemenuhan kebutuhan yang semakin lama semakin bertambah dan dalam waktu yang semakin singkat. Melegakan bukan? tetapi apa iya tidak berbahaya?

Makanan memang merupakan masalah yang sangat sensitif karena berkaitan dengan fungsi kerja tubuh manusia. Sebelum dipasarkan, produk GMO telah dites terdahulu tingkat keamanannya terhadap manusia dan telah dianggap aman oleh beberapa peneliti yang mengujinya. Tetapi hal ini tidak mengurangi kecemasan masyarakat konsumen yang semakin hari semakin pintar dalam menyinggapi suatu persoalan.

Beberapa negara di Eropa, Amerika dan Jepang, telah mengeluarkan suatu peraturan yang mengharuskan pelabelan produk makanan GMO atau non GMO. Walaupun produk GMO tidak dapat dihindarkan, tetapi hal ini mungkin memberikan pencerahan bagi mereka haters produk GMO. Tapi…di negara kita tercinta Indonesia ini, produk GMO belum mendapat perhatian serius oleh pemerintah sehingga belum banyak produk yang diberi label GMO atau non GMO. Hal ini tentunya mengancam keamanan pangan negeri yang dari dulu, SAMPAI sekarang tidak ada perkembangannya (imo).

Have no fear people!

Sekarang dengan adanya perkembangan teknologi yang berkembang sangat pesat terutama dalam bidang molekuler, kita dapat dengan mudah menguji GMO atau tidaknya suatu produk makanan. Alat yang digunakan sebagai pengidentifikasi produk GMO ini berupa kit yang telah banyak diperjual belikan. Salah satunya adalah GMO Investigator Kit buatan Bio-Rad. 

Picture1

Organisme yang telah dimodifikasi merupakan hasil dari teknologi DNA rekombinan yang menggunakan molekul DNA dari berbagai sumber organisme yang disisipkan satu dengan yang lain untuk membentuk rangkaian gen yang baru. Berdasarkan penyisipan DNA rekombinan yang telah terekspresi dalam sel inilah yang nantinya digunakan dalam mengindentifikasi suatu organisme yang telah termodifikasi secara genetik. Proses pengidentifikasian ini dibantu dengan GMO primer yang secara khusus akan menempel pada lokasi fragmen DNA yang telah termodifikasi. Dari sinilah sampel dapat diamati, dimana hasil amplikon sampel terbukti produk GMO umumnya dalam jumlah yang lebih sedikit daripada sampel yang non GMO.

Pengetahuan akan GMO atau tidaknya suatu produk ini akan membantu para konsumen secara kritis memilih produk dengan sadar akan resikonya. Jadi, kritislah terhadap makananmu~

Pendapatmu membangunkan daku…


6 responses to “GMO tidak??? sudahh cek saja sana!”

  1. gnosis says:

    bagus dan sangat rajin. sip

  2. deansadewo24 says:

    bagus postingnya, membuka wawasan kita tentang keadaan sebenarnya dari produk bioteknologi..
    lanjutkan…bagus..good job..amazing, spectaculer..

  3. alfonslie says:

    Info yang sangat menarik mbak endang.. ditunggu info” selanjutnya.. cheers 🙂

  4. radewi says:

    OMG it’s GMO. judulnya menarik 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php