It's Biotech Time!

Jawa Barat: Banjirr deh kotanyaa

Posted: May 21st 2014

Kelompok 3 “Hutan” -Elina Suryani Lolodatu (100801165)-Endang Rokaya Putri S. Sigiro (110801210) Luas Kawasan hutan di Provinsi Jawa Barat sesuai SK Menhut No 195/Kpts-II/2003  tanggal 4 Juli 2003 tentang Penunjukan  Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Jawa  Barat adalah seluas 816.603 ha. Kawasan hutan tersebut meliputi : 1. Hutan Konservasi seluas 132.180 ha 2. Hutan Lindung seluas 291.306 ha 3. Hutan Produksi Terbatas seluas 190.152 ha 4. Hutan Produksi Tetap seluas 202.965 ha Hutan di Jawa Barat juga luas, mencapai 764.387,59 ha atau 20,62% dari total luas provinsi, terdiri dari hutan produksi seluas 362.980.40 ha (9,79%), hutan lindung seluas 228.727,11 ha (6,17%), dan hutan konservasi seluas 172.680 ha (4,63%). Pemerintah juga menaruh perhatian serius pada hutan mangrove yang mencapai 40.129,89 ha, tersebar di 10 kabupaten yang mempunyai pantai. Selain itu semua, ada lagi satu hutan lindung seluas 32.313,59 ha yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit III jawa Barat dan Banten. Dari … Read more


“Jogya Istimewa” ~Hutan Kota~

Posted: May 21st 2014

Kelompok 3 “Hutan”  ~Elina Suryani Lolodatu (100801165) ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro (110801210) Saat ini kota Yogyakarta sedang menghadapi masalah yakni meningkatnya suhu kota Yogyakarta akibat dari pencemaaran udara. Jumlah penduduk yang semakin bertambah dibarengi dengan meningkatnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor.Gas buang kendaraan bermotor seperti CO, CO2, dan timbal (Pb), menimbulkan masalah pernapasan dan kesehatan. Meningkatnya jumlah CO2 yang dilepas ke atmosfer semakin meningkatkan efek rumah kaca dan semakin meningkatnya suhu udara. Menurut Institut for Transportation and Development Policy (ITPD) Amerika Serikat pada tahun 2003 menyatakan bahwa emisi gas buangan dari kendaraan bermotor di kota Yogyakarta yang berupa hidrokarbon sudah melebihi ambang batas baku mutu udara ambient nasional yang ditetapkan pada PP RI No 41 tahun 1999 yaitu sebesar 160 ug/m3.Udara kota Yogyakarta pun semakin hari semakin panas, padahal Yogyakarta terletak tidak jauh dari Gunung Merapi, tetapi suhu udaranya sangat jauh berbeda dengan suhu udara pegunungan yang menyejukkan.  Salah … Read more


“Indahnya Hutanku” ~Hutan Tropis Papua~

Posted: May 21st 2014

Kelompok 3 “Hutan”  ~Elina Suryani Lolodatu (100801165) ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro (110801210) Hutan tropis di papua merupakan aset pemerintah yang sangat penting maka sudah seharusnya pemerintah ikut serta menjaga akan  kelestarian hutan di papua beserta semua yang ada di dalamnya. Pelestarian hutan di papua sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup flora dan fauna, selain itu juga sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanah di sekitarnya. Hingga sekarang masih sangat banyak masyarakat yang belum mengetahui dan mengerti akan kepentingan hutan sehingga mereka hanya dapat memanfaatkah hasil hutan tetapi tidak mampu menjaga kelestariannya. Maka dari itu terdapat suatu hutan yang di dalamnya terdapat berbagai floran dan fauna yang dilindungi. Hutan ini disebut hutan lindung. Hutan lindung merupakan hutan yang dikelola oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti halnya yang telah kita ketahui yakni hutan. Di kawasan itu masih terdapat berbagai jenis flora dan fauna. Keanekaragaman ini akan berpengeruh terhadap keadaan di sekitarnya termasuk … Read more


“Hutanku Sayang Hutan Kutebang” ~Kalimantan Barat~

Posted: May 21st 2014

Kelompok 3 “Hutan”  ~Elina Suryani Lolodatu (100801165) ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro (110801210) Eksploitasi hutan dan penebangan liar di Kalimantan merupakan masalah yang sudah puluhan tahun dan sulit diatasi. Eksploitasi hutan di Kalimantan Barat dalam tiga tahun terakhir semakin marak. Tercatat sejak tahun 2000 di Kalimantan Barat ada  744 izin hak pemanfaatan HPHH dan Dua J pemanfaatan kayu yang dikeluarkan. Setiap tahunnya, Pemda rata-rata mengeluarkan 248 buah izin. Mudahnya mendapatkan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SK SHH) dari Pemerintah Kabupaten, juga menjadi faktor pendukung. Karena kayu hasil tebangan ilegal bisa menjadi legal. Jika dalam sehari saja sebuah perusahaan menebang 50 batang kayu, maka dalam setahun telah jutaan batang kayu yang telah dibabat. Itu bukan termasuk, aksi penebang liar yang dimodali cukong dari Malaysia dan Singapura. Jika eksploitasi hutan ini dibarengi dengan kegiatan reboisasi, tentu hutan di Kalimantan tidak akan hancur. Namun baiknya pengusaha hutan yang nakal, mengakibatkan lahan kritis di Kalimantan … Read more


Indonesia: Negaranya Hutan Terbakar

Posted: May 21st 2014

Kelompok 3 “Hutan” ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro (110801210) ~Elina Suryani Lolodatu (100801165)   Kebakaran hutan memang sudah tak asing lagi terdengar di negara ini.  Rentetan peristiwa ini sudah dialami Indonesia sejak tahun 1900 (seperti…sudah mendarah daging kelihatannya) Semula kebakaran hutan dan lahan ini terjadi akibat musim kering yang berkepanjangan, baik itu di hutan Sumatera, Kalimantan, maupun pulau lainnya (pada 1982, 1987, 1991, 1994, dan 1997/1998), yang mana hal ini memicu akan gejala alam el nino. Namun, setelah keadaan menjadi normal dan gejala alam el nino mulai jarang terjadi, kebakaran hutan tetap saja ada. Hal ini mencapai puncaknya pada tahun 1997 yang diperkirakan mencapai kerugian 4,45 miliar US dollar. Kerugian ini, dua kali lipat dari kerugian bencana tsunami Aceh di tahun 2004 silam. Kebakaran hutan pada tahun 2003, hingga saat ini (seperti yang telah diberitakan di media massa), membuktikan bahwa belum ada secercah harapan dari banyaknya kebijakan yang dibuat pemerintah … Read more


Buah Lokal: Rajanya Durian ~Durian Medan~

Posted: May 20th 2014

Oleh ~Elina Suryani Lolodatu/100801165 ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro/110801210   Jika kita menyebut kota Medan, pasti yang ada dalam benak kita adalah duriannya. Memang, durian dan medan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Durian dengan nama latin Durio zibethinus ini, memiliki aroma yang tajam dan rasanya yang legit. Rasa dan bentuk buahnya yang berbeda dengan yang lain membuat buah durian ini menjadi pilihan bagi pecinta durian. Tidak hanya bagi pecinta durian, durian ini juga sering dicari pelancong atau dijadikan buah tangan. Walaupun dikatakan sebagai durian Medan, durian ini memiliki spesies yang sama dengan durian lainnya dan dapat ditanam di daerah mana pun yang penting memiliki tanah yang subur sesuai dengan kriteria tumbuhnya dan dirawat dengan baik. Selain durian Medan, kota ini juga menawarkan durian lainnya loh… Ya, ibukota Sumatera Utara ini adalah salah satu tempat yang menawarkan aneka macam durian yang dipasok dari daerah penghasil durian disekitarnya seperti dari … Read more


Survei buah lokal ~sekitaran Jogya

Posted: May 20th 2014

Oleh ~Magdalena Yovita Gesi/100801160 ~Elina Suryani Lolodatu/100801165 ~Endang Rokaya Putri S. Sigiro/110801210 Pada kuliah kali ini, ada yang berbeda. Apakah itu ? kami dibagi dalam beberapa kelompok dan mendapat kesemptan survei buah lokal yang dijajakan oleh para pedangan buah yang ada di Jogja (Asik ya disuruh jalan – jalan hehehe. . . ). Setalah dilakukan pengundian kelompok kami mendapat bagian survei di penjual buah di Jl. Solo atau lebih tepatnya di samping Ambarukmo Plaza. Sesampainya di tempat penjualan buah dan terjadi kegalauan mau pilih buah mana? Apakah duku atau salak ? dan akhirnya pilihan kami jatuh pada buah salak pondoh (Salacca zalacca). Salak pondoh merupakan kultivar yang dikembangkan dari populasi di lereng Gunung Merapi sisi tenggara dan mulai dikembangkan pada tahun 1980-an. Salak pondoh memiliki ciri khas daging buah yang manis, garing, dan tidak sepat sewaktu muda. Buah ini menjadi salah satu simbol penting untuk kepariwisataan Yogyakarta. Salak pondoh sendiri ada … Read more


GMO tidak??? sudahh cek saja sana!

Posted: February 18th 2014

Hampir 90% produk makanan di dunia merupakan produk hasil rekayasa genetika (GMO). Ketika kita membahas tentang produk GMO, kita membicarakan tentang adanya insersi gen pada suatu organisme yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya kapasitas panennya. Semua hal ini tentunya menguntungkan kita dalam pemenuhan kebutuhan yang semakin lama semakin bertambah dan dalam waktu yang semakin singkat. Melegakan bukan? tetapi apa iya tidak berbahaya? Makanan memang merupakan masalah yang sangat sensitif karena berkaitan dengan fungsi kerja tubuh manusia. Sebelum dipasarkan, produk GMO telah dites terdahulu tingkat keamanannya terhadap manusia dan telah dianggap aman oleh beberapa peneliti yang mengujinya. Tetapi hal ini tidak mengurangi kecemasan masyarakat konsumen yang semakin hari semakin pintar dalam menyinggapi suatu persoalan. Beberapa negara di Eropa, Amerika dan Jepang, telah mengeluarkan suatu peraturan yang mengharuskan pelabelan produk makanan GMO atau non GMO. Walaupun produk GMO tidak dapat dihindarkan, tetapi hal ini mungkin memberikan pencerahan bagi mereka haters produk GMO. … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php