Delila Faidiban

Rangkong Badak Cinnn!

Posted: December 5th 2014

Pengen tau Rangkong Badak itu apa, bentuknya bagaimana, yuk simak lebih lanjut disini iyah disini!

Rangkong badak (Buceros rhinoceros) merupakan salah satu spesies burung rangkong terbesar di Asia. Rangkong badak menghabiskan waktunya di bagian atas tajuk hutan dengan makanan utama buah-buahan, serangga, reptil kecil, hewan pengerat, dan burung-burung kecil. Satwa ini mempunyai perilaku yang unik, betina bersarang dalam lobang pohon yang kemudian ditutup dengan lumpur dan selama betina tinggal dalam lobang ini, diberi makanan oleh jantan.

nnnnnnnn

(Gambar 1. Burung Rangkong Badak).

  • Deskripsi morfologis burung rangkong badak!

Burung yang berukuran sangat besar dengan ukuran yang berkisar dari 110-127 cm. Dalam bahasa Inggris, burung rangkong dinamakan ‘hornbill’, karena paruhnya yang berbentuk seperti tanduk sapi. Memiliki paruh kuning berpangkal merah dengan tanduk berwarna merah-kuning yang melengkung keatas. Bulu didominasi warna hitam dan putih, sementara kaki berwarna abu-abu kehijauan, dan ekor berwarna putih mencolok dengan garis hitam lebar melintang. Iris berwarna merah untuk rangkong badak jantan dan iris berwarna putih sampai biru untuk rangkong badak betina.

  • Menurut daftar merah IUCN!

Burung rangkong badak pada posisi Near Threatened (NT). Artinya, status rangkong ini mendekati terancam punah. Rangkong badak juga masuk dalam CITES Appendiks II. Sementara, pemerintah melindunginya melalui UU No 5 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

  • Ekologi dan habitat burung rangkong badak! 

Wilayah penyebaran global satwa ini adalah Asia Tenggara, termasuk Semenanjung Malaysia, Pulau Sumatera, Borneo, dan Jawa. Burung rangkong badak dapat ditemukan dalam kepadatan rendah di kebanyakan blok hutan dataran rendah dan perbukitan. Rangkong punya fungsi sangat penting sebagai penyebar biji pohon, umumnya buah yang dimakan bijinya dibuang kemana-mana. Kehadiran satwa ini sangat mencolok karena mempunyai ukuran badan yang besar, serta kebiasaan dan suaranya yang khas. Akan tetapi, pada umumnya burung rangkong badak hanya dapat ditemui dalam jumlah kecil di dalam satu tempat di kawasan hutan.

Seekor burung Rangkong Badak (Rhinoceros Hornbill) di kawasan hutan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (18/7).

(Gambar 2. Makanan burung Rangkong Badak)

  • Ancaman bagi burung rangkong badak.

Sepanjang Pulau Sumatera dan Borneo banyak dari hutan hujan tropis yang telah dikonversi menjadi lahan pertanian, perkebunan, dan pemukiman. Kebakaran hutan yang kini telah menjadi fenomena tahunan, telah memakan banyak korban. Penebangan hutan secara tidak lestari telah banyak menghancurkan kawasan hutan di Pulau Sumatera dan Borneo. Sebenarnya, rangkong badak mampu bertahan hidup di dalam kawasan hutan yang kayunya dipanen dengan sistem pengelolaan yang baik dan bertanggung jawab, serta aktivitas perburuan dikontrol secara ketat, sehingga pada akhirnya satwa ini tidak mengalami kelangkaan yang berujung pada kepunahan. Untuk bersarang burung ini perlu pohon kayu yang berlobang, yaitu biasanya pohon yang sudah tua dan tebal.

    115958p  449(1)

(Gambar 3. Kebakaran hutan dan penebangan hutan secara paksa menjadi salah satu faktor utama langkahnya burung Rangkong Badak).

  • Upaya dalam mengkonservasi burung rangkong badak yaitu:
  1. Bersama dengan pemerintah Indonesia, organisasi konservasi lainnya, dan komunitas lokal, mendukung program konservasi rangkong badak, baik di Pulau Sumatera maupun di Borneo. Dukungan diberikan untuk pengelolaan kawasan-kawasan konservasi seperti taman nasional dan hutan lindung, sebagai sebuah upaya untuk melestarikan dan memelihara habitat rangkong badak.
  2. Bekerja sama dengan sektor-sektor bisnis untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan konservasi dan/atau kawasan yang mengandung keanekaragaman hayati bernilai tinggi, menerapkan praktik pengelolaan yang baik dan ramah.
  3. Memberikan informasi kepada masyarakat lokal mengenai pentingnya konservasi rangkong dan upaya mencegah perburuan untuk tujuan komersil untuk wilayah di luar kawasan konservasi.
  4. Mendukung upaya pengelolaan sumber daya alam dengan menggunakan prinsip berkelanjutan untuk mengurangi kerusakan pada habitat satwa dilindungi, termasuk rangkong badak.
Sekian blog saya yang berisikan tentang Burung Rangkong Badak. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan. Terima kasih sudah membaca dan berkomentar, GBU!

6 responses to “Rangkong Badak Cinnn!”

  1. anggi21 says:

    Info yang menanrik 🙂 Hewan ini mirip dengan Burung Enggang ya haha
    Saya ingin bertanya apakah selain habitatnya yang rusak adakah indikasi bahwa kepunahannya disebabkan oleh eksploitasi?

  2. Katonraga says:

    Wah informasi yang menarik dari jenis burung cantik Rangkong badak. Dalam mengkaji masalah yang ada, apakah tingkat perkembangbiakan dari spesies ini tergolong sulit??? serta apa yang telah dilakukan oleh lembaga atau pemerintah yang ada untuk menekan adanya penurunan jumlah populasi burung cantik ini??? terimakasih ^^

  3. delilafaidiban says:

    Anggi: terima kasih telah bertanya!yah selain karena habitat yang terancam punah, ada juga sebab lain yang dikarenakan adanya oknum-oknum lain yang hanya mementingkan uang dan menjual secara ilegal burung ini sehingga efek samping juga disebabkan oleh eksploitasi secara kecil-kecilan dan tidak terlalu kelihatan.

  4. mariajanina says:

    Rangkong badak (Buceros rhinoceros) ….. thx ya lala buat informasinya saya tergerak untuk konservasi burung yang satu ini ,,, sebagai masukan ada la ,, kalau bisa dilakukan seminar-seminar untuk memberikan pengetahuan lebih lagi dan agar semua masyrkat bisa sadar akan keberadaan spesies yang hampir punah ,, thx ya lala

  5. delilafaidiban says:

    Katon: Terima kasih telah bertanya! untuk perkembangbiakan burung ini tergolang mudah. Yang telah dilakukan oleh lembaga/pemerintah yaitu bekerja sama dengan seluruh kepolisian indonesia dimana pun, baik itu di bandara, pelabuhan agar tidak lolosnya penjualan ilegal burung ini.

  6. delilafaidiban says:

    Maria: Terima kasih telah bertanya! Terima kasih buat saran dan masukkan-nya. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php