VINCENT DEAN SADEWO

Perkembangan Biofuel di Beberapa Negara

Posted: May 21st 2014

Direktorat Jenderal Mineral Dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Sekretariat Jenderal JAKARTA. Biofuel telah dikembangkan di banyak negara sebagai salah satu sumber energi untuk subsitusi energi yang berasal dari fosil seperti minyak bumi. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Brazil, Korea Selatan, India dan Jepang telah melakukan penelitian yang intensif untuk mengembangkan biofuel. Biofuel di Amerika Serikat telah didukung oleh 26 negara bagian dalam bentuk peraturan negara bagian, sementara 4 negara bagian, yaitu Minnesota, Hawaii, Montana, dan Oregon saat ini telah menerapkan E-10 (bioetanol). Bahan baku yang digunakan adalah seperti jagung. Sejak tahun 1979, Amerika Serikat telah menerapkan insentif pajak terhadap pengguna biofuel dalam bentuk Federal Excise Tax Exemption, dan saat ini sedang meningkatkan penggunaan Fuel Flexible Vechicles, dan memberikan insentif terhadap pembangunan SPBU. Brazil telah mengembangkan bioetanol yang bersumber dari tebu dengan melakukan ujicoba pada kendaraan sejak tahun 1925, dan dikembangkan dalam periode cukup … Read more


Kondisi Energi Indonesia: Krisis Berkelanjutan?

Posted: May 21st 2014

Kondisi Energi Indonesia: Krisis Berkelanjutan? Indonesia yang selama ini memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah kini harus dipertanyakan kembali. Setidaknya sumber daya alam seperti minyak bumi yang diekspoloitasi habis-habisan telah menunjukkan bahwa kandungannya semakin lama semakin menipis. Hasil temuan baru-baru ini menunjukkan persediaan total minyak Indonesia hanya 5,2 milyar barrel dan 4,6 milyar barrel potensi minyak. Jika produksi rata-rata berada pada 0,54 milyar barrel per tahun, maka rasio yang didapat antara persediaan dan produksi adalah 18 (Abdullah 2005, 120). Artinya dalam 18 tahun ke depan, persediaan minyak Indonesia akan habis. Kekayaan minyak bumi Indonesia kini tidak lagi menjadi sumber utama penghasilan negara. Sejak 1996 produksi minyak Indonesia menurun sama halnya dengan negara-negara penghasil minyak lainnya. Tabel 1 di bawah ini memperlihatkan negara-negara penghasil minyak mengalami penurunan jumlah produksi dan tidak dapat lagi meningkatkan produksi mereka. Hal ini terjadi di negara-negara seperti Amerika, Inggris dan Norwegia dan terjadi pula di … Read more


Menipisnya Cadangan Minyak RI

Posted: May 21st 2014

Pada saat ini Indonesia menduduki peringkat ke 25 sebagai Negara dengan potensi minyak terbesar, yaitu 4,3 milyar barel, urutan ke- 21 penghasil minyak mentah terbesar dunia sebesar 1 juta barel/ hari, urutan 24 sebagai Negara pengimpor minyak terbesar 370.000/ hari, urutan ke – 22 sebagai negara pengonsumsi minyak terbesar 1 juta barel/ hari, urutan ke – 13 sebagai negara dengan cadangan gas alam terbesar, yaitu 19, 9 trilion cut feet, urutan ke – 8 sebagai penghasil gas alam terbesar dunia sebesar 7,2 tcf, urutan ke – 18 sebagai negara pengonsumsi gas alam terbesar sebesar 3,8 bcf/ hari dan urutan 2 sebagai Negara pengekspor LNG terbesar sebesar 29,6 bcf. Menurut, Pengamat minyak dan gas dari Center for Petroleum and Energy Economics Studies (CPEES), Kurtubi, cadangan minyak Indonesia saat ini sekitar 3,7 miliar barel atau sekitar 0,2 persen cadangan dunia. Dengan produksi minyak rata-rata 830 ribu barel per hari dan tanpa menemukan … Read more


ENERGY EFICIENCY FOR BETTER FUTURE

Posted: May 21st 2014

ENERGY EFICIENCY FOR BETTER FUTURE Efisiensi merupakan suatu langkah yang bijak dalam  pelaksanaan konservasi energi. Efisiensi lebih  dikenal oleh masyarakat sebagai “penghematan energi”. Nah, jadi efisiensi itu adalah penggunaan jumlah energi yang lebih sedikit untuk menghasilkan output yang berguna sama. Ada beberapa alasan, kenapa kita harus efisien dalam penggunaan energi apalagi kalau sumber energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil seperti minyak bumi. Yang pertama cadangan energi fosil terbatas, dengan efisiensi energi membantu mengurangi penggunaan energi fosil seperti batu bara, minyak bumi dan gas bumi yang selama ini peranannya sangat dominan. Energi fosil, yang merupakan jenis energi tidak terbarukan, suatu saat akan habis jika terus dieksploitasi. Dengan menghemat penggunaan energi fosil, pemerintah dapat menyimpannya sebagai cadangan dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional. Untuk dapat merealisasi hal tersebut dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup, misalnya membuka jendela pada siang hari, sehingga tidak perlu menyalakan lampu, menggunakan transformasi umum dan lebih baik … Read more


Permasalahan bahan bakar minyak Indonesia

Posted: May 21st 2014

Cadangan dan produksi bahan bakar minyak bumi (fosil) di Indonesia mengalami penurunan 10% setiap tahunnya sedangkan tingkat konsumsi minyak rata-rata naik 6% per tahun. Permasalahan yang terjadi di Indonesia saat ini yaitu produksi bahan bakar minyak bumi tidak dapat mengimbangi besarnya konsumsi bahan bakar minyak, sehingga Indonesia melakukan impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi bahan bakar minyak setiap harinya. Hal ini dikarenakan tidak adanya perkembangan produksi pada kilang minyak dan tidak ditemukannya sumur minyak baru. Dalam pengelolaan sumber daya non-renewable, memang dibutuhkan suatu energi alternatif yang terbarukan dan dapat menggantikan energi minyak bumi yang sudah semakin menipis keberadaannya di indonesia. Namun ada beberapa kendala yang muncul akibat penggunaan energi terbarukan. Menurut LEMHANNAS RI, hal pertama yang menjadi permasalahan adalah belum tersedianya infrastruktur yang memadai dari produksi energi terbarukan karena masih terkendala pendanaan dan kesinambungan dalam pengembangannya. Kedua, dibutuhkannya langkah- langkah tepat dalam prosedur pelaksanaan dan pemanfaatan energi terbarukan. Ketiga, bagaimana … Read more


Asam Payang (Mangifera panjang)

Posted: May 19th 2014

Asam Payang (Mangifera panjang) Asam Payang merupakan tumbuhan endemik Kalimantan, tumbuh liar pada kawasan hutan dipterokarp dataran rendah dan pada kawasan hutan di tanah aluvial di sepanjang aliran sungai. Tumbuhan buah ini ditanam sebagai tanaman buah-buahan oleh orang Dayak di kalimantan Timur, Sabah, Sarawak, dan Brunei. Di Kalimantan Timur terutama mudah dijumpai di sepanjang aliran sungai Mahakam bagian tengah.                                                                                   Gambar 1. Daging Asam payang  Berperawakan pohon, tinggi 15-33 m, kadang-kadang luruh daun, diameter batang 30-70 cm, kulit batang berwarna coklat atau kelabu, licin atau beralur. Daun berbentuk jorong lonjong sampai bundar telur sungsang, berukuran ((17-)28-45) cm x ((7-)510-15) cm, menjangat dan kaku, berperuratan jelas, panjang tangkai daun (2-)5-7) cm. Perbungaan malai, terdapat di ujung atau agak ke ujung ranting, tegak, berbentuk piramid, panjang mencapai 30 cm, terdiri atas bunga yang berdesakan, tidak berbulu, berbau harum. Daun kelopak bercuping 5, daun mahkota 5 helai, permukaan dalam berwarna lembayung, permukaan … Read more


TAHUKAH KAMU TENTANG SKIZOFRENIA?? MASA GAK TAU..?

Posted: May 7th 2014

Apa sih Skizofrenia ? Skizofrenia adalah suatu  kelainan mental yang ditandai oleh gangguan proses berpikir dan respon emosi yang lemah. gejala yang muncul adalah  halusinasi pendengaran , paranoid atau cara berbicara dan berpikir yang kacau dan disertai dengan disfungsi sosial dan pekerjaan yang signifikan. Menurut Badan Kesehatan Dunia atau WHO, jumlah penderita gangguan skizofrenia mencapai lebih kurang 24 juta orang di seluruh dunia.  berdasarkan peneltian yang terakhir tentang penyakit ini, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yakin genetik,  lingkungan awal, neurobiologi, serta kondisi psikologis  dan proses sosial tampaknya merupakan faktor penyumbang kontribusi penting. Berpuluh-puluh tahun, ilmuwan telah melakukan studi mencari mengenai penyebab skizofrenia. Kini sekelompok ilmuwan dari Universitas Tel Aviv, Israel, berhasil menggali petunjuk lebih jauh. Penelitian saat ini difokuskan pada peranan neurobiologi, walaupun tidak ada satupun penyabab organik khusus yang ditemukan. Berbagai kombinasi gejala yang mungkin terjadi telah memicu debat apakah suatu diagnosis mewakili satu kelainan atau beberapa gejala yang berbeda. namun, penemuan terbaru muncul, penemuan yang muncul … Read more


INDONESIAN ZOO (4)

Posted: November 14th 2013

 GEMBIRALOKA ZOO Maksud dan tujuan YGL seperti tertuang dalam akta pendirian, mengadakan kebun binatang dan tempat hiburan yang sehat bagi masyarakat, sekaligus bermanfaat untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan. GLZoo sendiri mempunyai visi melestarikan tumbuh-tumbuhan dan satwa sesuai alam habitatnya, sehingga bermanfaat bagi alam dan kehidupan manusia. Sedangkan misinya, mengembangbiakkan dan melestarikan tumbuhan, mensejahterakan satwa dengan memelihara atau merawat sesuai habitatnya, menangkarkan satwa dengan menjaga kemurnian genetik. Selain itu, juga sebagai pusat penelitian satwa, memberikan informasi dan sarana pendidikan tentang satwa serta penyadaran untuk mencintai dan melestarikannya. Dengan misi tersebut, diharapkan GLZoo tak hanya menjadi tempat rekreasi berwawasan lingkungan yang kreatif, menarik dan edukatif. Akan tetapi juga sebagai paru-paru kota dan sebagai cadangkan air resapan di Kota Yogyakarta. Perlu diketahui, pengurus YGL saat ini pada hakekatnya merupakan generasi kedua dari pendiri KRKB Gembira Loka, yaitu mendiang Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII, dibantu … Read more


Sunda Coucal Centropus nigrorufus

Posted: September 26th 2013

Key facts Current IUCN Red List category Vulnerable Family Cuculidae (Cuckoos) Species name author (Cuvier, 1817) Population size 2500-9999 mature individuals Population trend Decreasing Distribution size (breeding/resident) 28,200 km2 Country endemic? Yes Links to further information – Additional Information on this species Justification This species has a small population which is likely to be undergoing a rapid decline owing to habitat destruction and trapping. It is therefore classified as Vulnerable. Taxonomic source(s) Sibley, C. G.; Monroe, B. L. 1990. Distribution and taxonomy of birds of the world. Yale University Press, New Haven, USA. Identification 46 cm. Medium-large, marsh-dwelling coucal. Adult glossy black above with purplish gloss on mantle. Rufous wings with blackish tips to flight feathers and upperwing-coverts. Long black tail and purplish gloss to blackish underparts. Red iris, black bill and feet. Similar spp. Lesser Coucal C. bengalensis smaller, iris dark brown, duller rufous (including mantle), often streaked white. Greater Coucal … Read more


GREAT PICTURE FROM WWF( WORLD WILD FUND )

Posted: September 19th 2013

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php