Dayin Fauzi

Batuan Putih si “Batu gamping”

Posted: March 3rd 2015

      Hello teman-teman, jumpa lagi dengan postingan saya. Postingan kali ini akan lebih membahas tentang batuan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bangunan dan terkadang dimanfaatkan juga di bidang pertanian. bertanya-tanya batuannya seperti apa, yukk simak lebih lengkapnya artikel di bawah ini… 😀 Batu Kapur (Limestone)       Batu kapur (limestone) merupakan salah satu bahan galian industri non logam yang sangat besar potensinya dan tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia (Shubri dan Armin, 2014).  Batu kapur (gamping) dapat terjadi dengan beberapa cara, yaitu secara organik, secara mekanik, atau secara kimia. Sebagian besar batu kapur yang terdapat di alam terjadi secara organik, jenis ini berasal dari pengendapan cangkang/rumah kerang dan siput, foraminifera atau ganggang, atau berasal dari kerangka binatang koral/kerang. Batu kapur dapat berwarna putih susu, abu-abu muda, abu-abu tua, coklat bahkan hitam, tergantung keberadaan mineral pengotornya (Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, 2005).   … Read more


From your Ideas to be Action for saving “Bornean Peacock-pheasant”

Posted: December 5th 2014

Hello para bloggers, gimana kabarnya nihh? Tentunya harapan saya kalian selalu ada dalam kondisi sehat wal afiat tanpa kekurangan sesuatu apapun. Aamiin. Berbeda dari postingan sebelumnya, sekarang saya akan memaparkan sebuah tulisan mengenai burung merak yang agak berbeda dari burung merak yang kita kenal pada umumnya. Untuk kalian yang berasal dari Kalimantan tentunya sudah tau kan?? atau kalian yang berasal dari Kalimantan sendiri malah belum tau seperti apa hewan tersebut?? Penasaran seperti apa dia. Yuk, kita simak info lebih lengkapnya 🙂 Polyplectron schleiermacheri atau masyarakat lokal sering menyebutnya dengan nama Kuau-Kerdil Kalimantan merupakan satwa endemik asal Kalimantan yang dapat ditemukan di beberapa daerah seperti Sabah, Sarawak, dan kawasan-kawasan konservasi di Kalimantan seperti Taman Nasional Bukit Raya dan Hutan Lindung Sungai Wain serta kawasan disekitarnya. Gambar 1. Polyplectron schleiermacheri (sumber: http://www.arkive.org) Burung ini memiliki ukuran tubuh sedang, di mana untuk ukuran jantan lebih besar daripada betina. Pada sayap dan ekornya, terdapat tanda bintik metalik … Read more


Trenggiling Jawa : si Mamalia bersisik yang Semakin terancam Punah

Posted: September 6th 2014

Tahukah Anda, bahwa keberadaan si Mamalia bersisik Manis javanica kini Semakin Terancam? Kegiatan eksploitasi satwa secara berlebihan, seperti halnya perburuan dan pemanenan langsung dari alam yang dilakukan secara terus menerus, serta pemanfaatan tanpa diikuti dengan usaha budidaya mengakibatkan populasi satwa tertentu semakin menurun bahkan terancam punah. Salah satu contohnya yaitu si Mamalia bersisik ini nih alias si Manis javanica.  Untuk lebih jelasnya yuuk kita simak info lengkapnya 🙂 Deskripsi  Trenggiling merupakan salah satu mamalia nokturnal unik di Asia termasuk di Indonesia. Hewan ini bersifat soliter, tubuhnya ditutupi sisik yang terdiri dari keratin yang tersusun sangat keras kecuali di bagian bawah perutnya. Bentuk kepala kecil dan tirus ke arah ujung moncongnya, plus mata dengan kelopak mata tebal. Bentuk tubuhnya memanjang, ukuran tubuh dari kepala hingga pangkal ekor berkisar 50-55 cm dan panjang ekor berkisar 35-45 cm, memiliki dua pasang kaki yang pendek dilengkapi cakar yang kuat berguna untuk menggali tanah dan menghancurkan sarang semut dan … Read more


Hello world!

Posted: September 4th 2014

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php