blog.chery

Ikan Batak (Neolissochilus sumatranus)

Posted: April 3rd 2016

Ikan Batak (Neolissochilus sumatranus)   Nah, nah.. Sebelumnya aku kan udah berbagi tentang kekayaan alam yang sangat indah di tanah suku ku, yaitu Danau Toba. Masih ingat kan, kalo di Danau Toba itu ada dua jenis kan yang khas yang hidup di sana, satunya adalah ikan batak.   Ikan batak atau yang memiliki nama ilmiah Neolissochilus sumatranus ini hanya terdapat di Sumatera Utara saja loh.. Ikan ini hanya ditemukan di Sungai Asahan dan Danau Toba Wahh, ikan endemik kan ya.. Pastinya donk Ngomong-ngomong soal endemik, kehidupannya yang hanya terdapat di Danau Toba menjadikan ikan ini masuk dalam spesies terancam dalam IUCNredlist loh. Ikan Neolissochilus sumatranus ini tergolong sebagai threatened species dengan kode Ref.57073 sejak tahun 1996. nah, maka dari itu kenalan dulu yuk sama ikan ini, biar nanti kita bisa tau dia harus di”apa”kan..hehe klasifikasi ilmiah ikan ini dapat dilihat sebagai berikut: Kingdom : Animalia Filum : Chordata Kelas : Actinopterygii Ordo : Cypriniformes Famili : Cyprinidae Genus : Neolissochilus Spesies : Neolissochilus sumatranus Ikan ini membutuhkan kondisi lingkungan tertentu, yang sedikit berbeda dengan jenis ikan tawar lainnya, misal ikan mas. Meskipun ikan mas dan ikan batak masih berkerabat (dengan Famili Cyprinidae), namun kondisi habitat yang diperlukan terutama dalam budidayannya sedikit berbeda. Lingkungan yang digunakan untuk budidaya ikan batak harus jernih (ikan mas atau ikan lele masih dapat … Read more


Danau Toba

Posted: March 5th 2016

Danau Toba O Tao Toba, dang na boi lupa au tu ho.. Hai..hai.. Balik lagi nih.. Kali ini aku mau bagi tentang pesona alam, yang pastinya bikin rindu, bikin aku ingin pulang kampung. Hikss… (maaf, baper sedikit boleh lah ya..) Danau Toba atau orang Batak sering menyebutnya Tao Toba adalah aset masyarakat Daerah Sumatera Utara yang berharga. Danau ini berada sejauh 176 km dari kota Medan, ibukota SumateraUtara. Danau ini merupakan danau terbesar di Asia Tenggara, dengan luas mencapai 1.145 km2. Danau Toba tergolong ke dalam danau vulkanik berdasarkan proses terjadinya, dan merupakan danau vulkanik terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika. Perkiraan yang ada menyebutkan bahwa Danau Toba terbentuk sekitar 74.000 tahun yang lalu, akibat letusan supervulkano Gunung Toba yang sangat dahsyat, bahkan debu vulkaniknya dan letusan magmanya sampai ke separuh dunia (hingga ke China dan Afrika Selatan). Pulau Samosir muncul akibat tekanan magma ke atas, sehingga … Read more


Hobi untuk Konservasi, Kenapa enggak?

Posted: December 7th 2015

Selamat datang lagi di blogku ini, haha kali ini aku masih mengulang lagi tentang topik blogku sebelumnya yaitu “si Cantik yang Ganas” hahaha, maksud aku tentang Nepenthes talangensis ini dia nih yang kita bicarakan. cantikkan?? 🙂 hehe.. Nah, sebelumnya kan udah  aku “bagi tau” kalo si Nepenthes talangensis ini adalah tanaman kantong semar yang pastinya adalah tanaman pemakan serangga endemik Pulau Sumatera, yang merupakan Pulau asalku. Morfologinya dapat dilihat seperti pada gambar, yang memiliki corak khusus berupa tutul merah dan biasanya hidup pada ketinggian 200-2200 dpl. Ternyata, walaupun dia berada di hutan yang merupakan kawasan konservasi (kebanyakan di Kawasan Kerinci Seblat), pencurian terhadap tanaman ini untuk diperjualbelikan masih sangat tinggi. Hal ini menyebabkan status tanaman ini menjadi Endangered (EN) secara global berdasarkan data IUCN oleh Clarke, dkk. tahun 2000. Redlist IUCN untuk Nepenthes talangensis  Selain dikarenakan kegiatan perjualbelian yang tidak bertanggungjawab, faktor lain yang mendorong tingkat punahnya tanaman ini adalah semakin … Read more


si Cantik yang Ganas

Posted: September 9th 2015

Halo lagi nih, 😀 Kali ini aku mau bagi-bagi tentang tumbuhan “ganas” yang cantik. lah, kog ganas?? Sebutan ini diberikan karena kebiasaannya untuk memperangkap mangsa dan memakannya hidup-hidup. Haha, bayangin aja kalo itu cewek beneran. Psst,, ini asli Sumatera lohh. Kabar-kabarnya tumbuhan ini hanya ditemukan di Sumatera, khususnya di Gunung Kerinci pada ketinggian antara 200 hingga 2200 mdpl. Pas baca sumber, aku jadi bangga nih, Sumatera ternyata punya tumbuhan endemiknya sendiri. Yahh, itu sekaligus buat aku sadar ternyata aku belum begitu mengenal kampoeng halamanku sendiri. Hikss… Yukk kenalan sama si cantik yang ganas ini 😀 Gambar 1. Nepenthes aristolochioides (Nertz, 1998) Menurut Nertz (1998), tumbuhan ini dibedakan menjadi spesies sendiri pada tahun 1997 oleh Jeep dan Cheek. Pada awalnya, tumbuhan ini masih dianggap sama sama saudaranya, yaitu Nepenthes talangensis. Nah, setelah melalui banyak diskusi antar para peneliti, barulah dia dimasukkan ke dalam spesies yang berbeda. Kenapa dimasukkan ke dalam spesies … Read more


Dilema Konservasi Genetik

Posted: September 9th 2015

Hai..hai.. Berhubung ini blog pertamaku, ijinkan aku buat perkenalkan diriku dulu ya. Aku sering dipanggil Cesil, sekarang sedang menempuh kuliah semester 5 di Fakultas Tenobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Yoroshiikun..!! (kalo penulisannya salah, harap maklum yahh, masih belajar soalnya). Itu bisa diartikan salam kenal. Sekedar perkenalan aja, aku ini sedikit banyak menyukai Jepang dan hampir semua tentang Jepang. 😀    Walaupun ini blog pertama buat aku, tapi sebagai pembuka topiknya agak berat nih menurutku. Kali ini aku bawain topik tentang Ekologi Molekuler. Haha, kedengarannya sedikit mengintimidasi yak?? Tapi, aku tetap coba buat menikmati matakuliah ini kog, berhubung aku ngambil minat Lingkungan. Syukur-syukur kalo ntar aku masuk bagian konservasi.. Wkwkwkwk Ah, udah, langsung ke topik aja. Pas nyari-nyari sumber yang berhubungan dengan matakuuliah ini, aku nemuin sesuatu yang menurutku asik buat diangkat jadi bahan pembicaraan, terutama buat kalian yang tertarik dengan bidang konservasi genetik.   Nah, dari artikel Molecular Ecology dengan … Read more


Hello world!

Posted: September 8th 2015

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php