Bernadus Andy

Peduli ??? Ayo Tunjukkan Aksi !!!

Posted: December 5th 2015

  Siapa yang tidak kenal dengan hewan buas satu ini, yap inilah sang raja hutan. Sang raja hutan yang mulai kehilangan tahtanya digusur oleh buasnya manusia. Raja hutan yang dimaksud adalah harimau. Dalam artikel ini akan dibahas raja hutan Pulau Sumatera yaitu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Gambar 1. Harimau sumatera yang tertangkap kamera pengintai di Provinsi Riau Sejak tahun 1996 harimau sumatera dikategorikan sebagai sangat terancam kepunahan (critically endangered) oleh IUCN. Pada tahun 1992, populasi harimau sumatera diperkirakan hanya tersisa 400 ekor di lima taman nasional (Gunung Leuser, Kerinci Seblat, Way Kambas, Berbak dan Bukit Barisan Selatan) dan dua suaka margasatwa (Kerumutan dan Rimbang), sementara sekitar 100 ekor lainnya berada di luar ketujuh kawasan konservasi tersebut. Jumlah tersebut diduga terus menurun (gambar 2). Gambar 2. Populasi harimau sumatera antara tahun 1978 – 2007 Ancaman terbesar terhadap kelestarian harimau sumatera adalah aktivitas manusia, terutama konversi kawasan hutan untuk tujuan pembangunan … Read more


Selamatkan Kami Wahai Kawan

Posted: September 7th 2015

Elang Jawa adalah spesies burung endemik di Pulau Jawa. Sebagai salah satu satwa endemik di Pulau Jawa, spesies ini termasuk yang menghadapi resiko kepunahan karena berkurangnya habitat yang telah banyak berubah peruntukannya dan masih maraknya perburuan untuk perdagangan satwa. Spesies burung ini masih dapat dijumpai di blok-blok hutan yang masih tersisa di daerah pegunungan. Spesies ini dikategorikan ke dalam satwa “terancam punah” di Buku Data Merah. Spesies burung yang sangat karismatik ini dapat mewakili contoh sehatnya habitat dan ekosistem hutan dan nilai penting keanekaragaman hayati di Jawa. Keadaan ini oleh pemerintah telah mendapat perhatian dengan adanya perlindungan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 421/Kpts/Um/8/8/1970. Peraturan ini diperkuat dengan adanya Undang-Undang terhadap perlindungan satwa terancam kepunahan pada Pasal 21 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990. Satwa ini dianggap identik dengan lambang Negara Republik Indonesia, yaitu Garuda sehingga pada tanggal 10 Januari 1993, di era pemerintahan Soeharto, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 … Read more


Hubungan Filogenetik Molekuler Beberapa Jenis Mangrove di Pulau Penjarangan, Ujung Kulon, Provinsi Banten

Posted: August 30th 2015

Mangrove adalah kelompok jenis tumbuhan yang tumbuh di sepanjang pantai tropis dan sub tropis. Dalam hubungannya dengan komoditas perikanan pesisir, mangrove berfungsi sebagai nursery, spawning, dan feeding ground. Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis yang sangat penting. Akan tetapi tingkat kerusakan ekosistem mangrove dunia, termasuk Indonesia, sangat mengkhawatirkan. Sebagai contoh, luas hutan mangrove di Pulau Jawa yang pada umumnya dalam kondisi rusak. Pulau Penjarangan merupakan daerah kawasan konservasi yang dilindungi oleh instansi Taman Nasional Ujung Kulon. Kawasan ini memiliki berbagai jenis flora dan fauna yang beragam, diantaranya yaitu berbagai jenis mangrove (bakau). Tingkat keanekaragaman genetik dari organisme dapat dilakukan dengan analisis DNA. dengan mengetahui dan membandingkan tingkat polimorfisme DNA maka akan dapat diketahui bagaimana keanekaragaman genetiknya. Polimorfisme DNA merupakan materi yang sangat akurat dalam menganalisis genetic beberapa tipe organisme yang berbeda. Deteksi keanekaragaman genetik secara molekular antara lain menggunakan teknik PCR. Teknik ini dapat menggunakan beberapa metode, antara lain RAPD (Random … Read more


Hello world!

Posted: August 25th 2015

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php