byumiko

Don’t just busy TAKING SELFIES!! Let’s TAKE ACTION for me!

Posted: December 4th 2015

Hallow bloggers, Don’t just busy TAKING SELFIES!! Let’s TAKE ACTION for me! Ya kata-kata yang saya buat tersebut mungkin memiliki maksud dan tujuan yang sama dengan salah satu semboyan PROFAUNA, lembaga yang bergerak di bidang perlindungan hutan dan satwa liar, “Wild life can’t speak but we can take action for them” Judul tulisan yang saya kali ini atas dasar  keprihatinan saya karena semakin langkanya flora & fauna endemik Indonesia. Intepretasi “me” dalam judul tersebut adalah hewan/ tumbuhan langka. Zaman sekarang trend-nya Selfie,  orang merasa perlu dan bangga bila bisa selfie dengan atau di tempat unik. Tetapi hal tersebut tidak lagi dengan rencana ataupun  upaya konservasi atau penyelamatan lingkungan bahkan spesies yang terancam punah. Kali ini saya kembali lagiiii untuk sekedar berbagi info tentang Action Plan dalam upaya konservasi. Karena memiliki darah Sumatra, saya memang lebih tertarik untuk membahas kekayaan alam Sumatra. Nah, kali ini tentang si primata unik endemik Pulau Sumatra, … Read more


Oh, No!!! Si Buas Penghuni Hutan Sumatera Terancam Punah!

Posted: September 10th 2015

Siapa yang tidak kenal si buas penghuni hutan Sumatera, ya Panthera tigris sumatrae atau biasa disebut harimau Sumatera. Harimau Sumatera adalah salah satu satwa khas Pulau Sumatera yang memiliki banyak keunikan.  Bila dibandingkan dengan semua sub-spesies harimau yang hidup saat ini harimau sumatera memiliki tubuh yang paling kecil. Warna kulit si buas khas Sumatera ini juga yang paling gelap dibandingkan harimau lainnya, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua.  Pola hitam yang dominan menyelimuti tubuh harimau Sumatera dengan tekstur belang yang tipis. Jantan dewasa bisa memiliki tinggi hingga 60 cm dan panjang dari kepala hingga kaki mencapai 250 cm dan berat hingga 140 kg. Harimau betina memiliki panjang rata-rata 198 cm dan berat hingga 91 kg. Hewan ini sering dijuluki si “Kucing Air” karena pandai berenang karena adanya selaput yang terdapat di sela-sela jari kakinya. Selain itu, si buas khas Sumatera ini merupakan hewan yang dapat menyesuaikan diri dengan segala kondisi. … Read more


Mikrosatelit, Si Penanda Genetik

Posted: September 1st 2015

Hai para omnivora dan sebagian herbivora!!! Semoga artikel berikut cukup ringan untuk dicamil dan mengenyangkan kelaparan akan rasa ingin tahu kalian. Selamat membaca! Semakin pesatnya perkembangan zaman tentu saja akan berdampak pada perubahan keadaan lingkungan tempat hidup kita. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh manusia tetapi juga oleh tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Satu kata delapan huruf: Adaptasi. Benar saja dengan adanya perubahan lingkungan memaksa makhluk hidup harus dapat beradaptasi untuk mempertahankan kehidupannya. Tak jarang hasil dari proses adaptasi tersebut  akan bermunculan semakin banyak spesies baru. Nah, jika spesies-spesies tersebut hanya diamati secara kasat mata melalui penampilan luarnya saja atau secara biologi disebut  morfologis terkadang kita  akan sulit untuk menemukan perbedaan antara tetuanya dengan spesies variasinya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman sudah ditemukan teknologi yang dapat memecahkan masalah tersebut. Di mana hal tersebut dapat kita kaji secara molekuler. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah marka molekuler  atau mikrosatelit. Nah, apa itu mikrosatelit? Marka … Read more


Hello world!

Posted: August 29th 2015

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php