Ngeblog, Berbagi Info bersama

Data, Knowledge, and Decision Support

Posted: December 3rd 2012

Data, Knowledge, and Decision Support

Seorang Manager dalam perusahaan merupakan seseorang yang mempunyai peran penting dalam menentukan arah kemana perusahaan tersebut akan berjalan, entah semakin berkembang atau malah mundur. Manager merupakan posisi penting, dia memiliki anak-anak buah yang menuruti perintahnya. Peran seorang manager dalam sebuah perusahaan dibedakan menjadi tiga :

Interpesonal

  • manager menjadi seorang panutan.
  • yang dipandang baik oleh bawahan.
  • menjadi seorang leader.
  • serta penghubung ke berbagai manager lain, karyawan, atau ke orang diluar perusahaan.

Informan

  • manager menjadi seorang juru bicara kepada yang lain.
    serta memonitori segala kemajuan perusahaan, perkembangan keuangan, karyawannya, dll.

Pengambil Keputusan

  • selain yang tadi, seorang manager juga harus berani mengambil keputusan disetiap peristiwa.
  • mengambil alih masalah yang terjadi.
  • serta menjadi seorang negosiator.

Karena beratnya tugas seorang manager, maka manager memerlukan bantuan dari berbagai pihak. IT disini berperan dalam membantu kinerja manager tadi. Perannya adalah dengan bantuan Sistem Pendukung Keputusan. Sistem ini membantu manager dalam setiap langkahnya untuk mengambil keputusan-keputusan untuk perusahaan. Pengambilan keputusan ini berdasar dari data-data yang terkumpul. Data-data tersebut bukanlah data-data sembarangan. Data tersebut merupakan data-data yang berasal dari dalam perusahaan, luar perusahaan, atau dari individu-individu.

Proses untuk mendapatkan data tersebut adalah dengan cara manual, dengan alat-alat yang melakukan sensor, atau menscanning data. Namun, tidak mungkin semua data itu baik. Banyak juga data-data yang didapat belum tentu baik, bisa buruk, cacat, atau bahkan hilang. Maka harus dipilih data-data yang berkualitas, aman, akurat, relevan, tepat, lengkap, dan konsisten. Setelah dipilah-pilah, data tersebut akan disimpan pada sebuah storage/gudang data/data warehouse/data mart. Data warehouse biasanya berisi data-data dari setiap departemen.

Dalam Sistem Pendukung Keputusan, terdapat istilah yang disebut dengan Intelegent bisnis. Intelegent bisnis adalah semua kegiatan, aktivitas baik itu analisa atau yang lainnya. Intelent bisnis ini terbentuk untuk membantu bisnis dalam rangka mengambil keputusan. Untuk mengambil keputusan terdapat 4 tahap yang harus dilewati :

  1. Fase melihat persoalan, fase ini dibutuhkan karena sebelum diambil keputusan perlu untuk mempelajari masalah yang terjadi terlebih dahulu.
  2. Fase merancang fase ini digunakan untuk merancang solusi – solusi dengan memunculkan beberapa kemungkinan,
  3. Fase penilaian, didalam fase ini merupakan penilaian dari yang telah dilakukan.
  4. Fase pelaksanaan, membuat keputusan dan direalisasikan.

Keputusa-keputusan yang diambil oleh seorang manager tergantung dari permasalahan yang ada. Bentuk-bentuk keputusan itu dibagi menjadi 3 jenis :

  1. Keputusan yang terstruktur adalah keputasan yang rutin/sering untuk diambil dan sudah ada metode yang akan digunakan.
  2. Keputusan yang tak terstruktur adalah keputusan yang tidak memakai prosedur dan tidak secara rutin/sering diambil.
  3. Keputusan yang semi-terstruktur adalah keputusan yang memiliki 2 masukan, karena di satu sisi mengambil keputusan menggunakan prosedur. Akan tetapi, di sisi lain tidak menggunakan prosedur.

Keputusan diambil menggunakan beberapa teknik, diantaranya :

  1. Teknik Analisis, yaitu melakukan sebuah analisis dari suatu efek yang yang kita ambil.
  2. Teknik What-If, yaitu menganalisis sebuah dampak dari langkah yang diambil, biasanya digunakan oleh para manager kredit.
  3. Teknik Goal – Seeking, yaitu teknik mencoba-coba mencari nilai input untuk mendapatkan suatu output yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php