Teknobioblog

Art of DNA

Posted: May 13th 2014

“DNA kita memiliki keunikan tersendiri yang membedakan kita dari orang lain, bahkan anak kembar pun memiliki DNA yang berbeda. Keunikan DNA ini berasal bukan hanya dari peleburan DNA orang tua, tetapi juga dimodifikasi pada saat fetus berada di kandungan ibu dan pada saat awal kelahiran.”


Keunikan DNA dapat dimanfaatkan sebagai media artistik, sesuatu yang pasti akan berbeda nyata dari setiap orang lain yang hidup di Bumi ini, tidak percaya?

——————————————–dna11

—————————————————–(Sumber: DNA11.com)

Para peneliti dari DNA11.com memanfaatkan teknologi ekstraksi DNA dan menggunakan visualisasi hasil elektroforesis untuk dicetak menjadi lukisan dinding yang menarik. Sumber DNA berasal dari sel pipi yang diambil menggunakan teknik khusus sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. Tertarik?

“Sel dalam pipi (buccal cell) merupakan salah satu sumber materi DNA yang baik, penelitian van Wieren-de Wijer dkk. (2007) menunjukkan bahwa DNA yield rata-rata dari buccal cell adalah  82.2 ± 92 µg dengan tingkat kemurnian 1,95 (UV 260:280).”

Anda hanya perlu merogoh kocek sebanyak $199, atau sekitar 2 juta rupiah dan …… itu tergolong mahal. Hal ini tentu saja sangat menarik dan memiliki prospek bisnis yang potensial, dan yang dibutuhkan adalah satu set laboratorium biologi molekuler dengan thermocyler, elektroforesis dan geldoc. Hasilnya dapat diolah menggunakan aplikasi pengolah foto dan dicetak!

Bayangkan wallpaper kamar Anda seperti foto-foto di bawah ini, kamar Anda akan tampak layaknya laboratorium mini dan Anda akan bangga dengan hal itu.

——————————————–dna11b

——————————————–dna11c

———————————————————(Sumber: DNA11.com)

Pernah mendengar tentang DNA portrait?

Peneliti di Amerika mengembangkan teknologi untuk membuat visualisasi wajah manusia (portrait) dari suatu sumber DNA yang disesuaikan dengan database DNA wajah. Dan berdasarkan kalkulasi komputer, wajah dari sumber DNA tersebut dapat ditampilkan.

dna1dna2dna3dna4

———————————————————(Sumber: sciencedaily.com)

Untuk DNA portrait para ahli menyatakan bahwa hal ini sulit untuk diterapkan dengan akurasi yang tinggi, karena banyak faktor yang mempengaruhi dan bukan hanya DNA yang berperan di dalamnya. Akan tetapi hal ini cukup menarik untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber media artistik.

Siapa tau Anda ingin melihat bagaimana sebenarnya wajah Anda berdasarkan tulisan aksara asam deoksiribonukelat di gen Anda?

Andreas Yoga Aditama 110801184

13 Mei 2014

van Wieren-de Wijer, D.B.M.A., Maitland-van der Zee, A.H., de Boer, A., Belitser, S.V., Kroon, A.A., de Leeuw, P.W., Schiffers, P., Janssen, R.G.J.H., van Duijn, C.M., Stricker, B.H.C.H. dan Klungel, O.H. 2007. Determinant of DNA yield and purity collected with buccal cell samples. Eur. J. Epidemio. 24: 667-682.


9 responses to “Art of DNA”

  1. Ade Irma Damayanti says:

    Kosa katanya bisa diperhalus lagi, gambarnya juga bisa diperbaiki. Bikin salah fokus kak hehehe. Tapi secara keseluruhan udah bagus kok 🙂

  2. Icha_aLviana says:

    Luar biasa, i’m interested..
    membantu memberikan ide baru untuk desain furniture rumah masa depanku, nanti.. 🙂
    Bisa menjadi prospek yang bagus pula.

  3. Mitha Octavia says:

    nette Informationen und teuer 😀

  4. alfonslie says:

    Informasi yang sangat terkini dan padat.. tampilan yang sangat menarik. Cheers 🙂

  5. gnosis says:

    mahal tapi…. besok aja kalo udah kerja, hahahaha

  6. aokadi says:

    Ide maknyuss, ternyata bagus juga buat bisnis furniture..
    itu bisa buat lihat desain calon anak bagi pasutri muda ga ndre?

  7. deborawilasari says:

    Art yang pertama kreatif bgt, nggak nyangka bgt harganya sampe segitu.
    Art yang kedua juga keren, meskipun secara teori bisa, tapi kayaknya membutuhkan perjalanan yang panjang agar teknologi ini bisa menghasilkan hasil yang bener-bener akurat.

  8. lidia says:

    Wow! informasinya menarik. bisa buat tambahan ide juga buat desain interior

    happy bloging 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php