alfonslie

Ayo ke Flores Lihat Komodo !

Posted: September 9th 2015

Komodo (Varanus komodoensis), juga disebut Ora ( disebut oleh penduduk asli pulau komodo), atau kerap disebut Biawak komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Indonesia tengah. Komodo pertama kali didokumentasikan oleh orang Eropa pada tahun 1910. Nama buruk meluas setelah tahun 1912, ketika Peter Ouwens, direktur Museum Zoologi di Bogor, mempublikasikan tentang topic komodo setelah menerima foto dan kulit komodo. Setelah kembali dengan 12 spesimen dan 2 komodo hidup ekspedisi ini memberikan inspirasi untuk membuat film. komodo adalah anggota famili biawak Varanidae, danklad Toxicofera.Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 meter.Panjangnya yang besar ini berhubungan dengangigantisme pulaukarena tidakterdapat mamalia karnivora di pulau tempat hidup Komodo, dan besar metabolisme Komodo yang kecil. Sebagai akibat dari besar mereka, kadal tersebut adalah predator yang mendominasi ekosistem tempat mereka hidup. Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Besar bereka … Read more


Kali Tambak Bayan

Posted: June 19th 2015

Lintang selatan 7°46’13.89″S dan bujur timur 110°25’8.29″E sampai lintang selatan  7°46’7.70″S dan bujur timur 110°25’6.01″E. Apakah ada yang mengetahu kordinat tersebut tempat apa??? Mari saya beri tahu. Lokasi tersebut adalah titik transek sungai babarsari dekat kampus Universitas Atmajaya Yogyakarta tercinta kita semua. Bagian sungai ini letaknya dekat dengan greja maria asumpta babarsari, karena dari situlah salah satu jalan masuk kami menuju sungai. Dekat dengan suangai banyak terdapat ibu-ibu dan bapak-bapak beserta dengan anak-anak yang berkeliling, berenang dan memancing di sekitar sungai. Tepat di jembatan babarsari tampak gerombolan anak-anak sekolah sedang mencoba climbing dengan menuruni jembatan Babarsari menggunakan peralatan lengkap dengan harnes, tali, sepatu dan pemandu dari beberapa pecinta alam. Dari jembatan itu kami turun ke sungai dan mulai menyusuri untuk melakukan survei kami. Kondisi dasar sungai berbatuan, substrat berpasir. Sebelah kiri tepian sungai digunakan oleh warga sekitar untuk kolam budidaya ikan sehingga limbah-limbah cair sisa pemanenan ikan dialirkan ke sungai tersebut. … Read more


13-5-1998: The Flowers of Revolution

Posted: May 13th 2015

Judul di atas mungkin terdengar seperti judul film yang pernah anda dengar, Ya ada sebuah judul film The Flowers of War tentang pengorbanan 12 orang wanita pada saat perang dunia kedua.. Film itu bercerita bagaimana mereka rela di perkosa dan di bunuh demi menyelamatkan anak” dari tentara Jepang saat terjadi pendudukan terhadapt kota Nanjing. Kembali ke judul yang saya angkat, mengapa saya menggunakan judul tersebut?. 13 Mei 1998 mungkin ada neraka bagi etnis Tionghoa terutama mereka yang berjenis kelamin perempuan. Mereka diperkosa, dilecehkan, bahkan dibunuh dengan dibakar hidup-hidup. Entah binatang atau manusia yang melakukan hingga saat ini kita menutup sebelah mata. Karena notabene pemerintah tidak pernah mengusut tuntas kasus Mei 1998. Mahasiswa boleh menyebut mereka pahlawan revolusi. Tetapi bisa jadi korban revolusi 1998 terbesar adalah para perempuan etnis tionghoa. Pada masa setelah kemerdekaan dapat dikatakan hubungan antara pribumi dan etnis Tionghoa juga terus berlanjut dengan rasa saling curiga. Kedudukan warga … Read more


Indonesia dan Uranium

Posted: March 1st 2015

Sekilas bagi anda yang belum mengetahui tentang uranium. Uranium merupakan salah satu logam berat yang dapat digunakan sebagai sumber energi.. Martin Klaproth merupakan orang yang berjasa menemukan unsur ini pada tahun 1789 pada sebuah mineral yang disebut pitchblende. Nama Uranium sendiri diambil dari nama planet Uranus . Uranium memilki dua isotop di alam. Sekedar catatan, isotop merupakan unsur yang memiliki jumlah proton sama, namun memiliki neutron berbeda sehingga massa atomnya berbeda . Isotop-isotop tersebut adalah Uranium-238 (U-238) sebanyak 99.3% dan Uranium-235 (U-235) sekitar 0,7%. Nah, diantara 2 isotop tersebut, isotop U-235 adalah yang paling penting karena dalam kondisi tertentu  dapat meluruh dan menghasilkan energi yang tinggi. Peluruhan ini disebut reaksi fisi . Bagaimana nasib uranium di Indonesia? Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperkirakan terdapat cadangan 70 ribu ton Uranium dan 117 ribu ton Thorium yang tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia, yang bisa bermanfaat sebagai energi alternatif di masa depan. … Read more


Semua Menyebut Evan Dimas Aku Menyebut Paolo Sitanggang

Posted: September 16th 2014

Tulisan ini terpaksa dibuat karena rasa ingin mengulas tentang peran seorang Paolo Sitanggang sudah tidak dapat tertahankan lagi. Sudah lama saya ingin membahas tentang seorang gelandang Timnas U-19 ini.  Paulo Oktavianus Sitanggang atau yang lebih dikenal dengan nama Paulo adalah pemain sepak bola kelahiran 17 Oktober 1995 yang berasal dari Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia. Paulo sempat bersekolah di sekolah sepak bola Kurnia Medan dikarenakan orangtuanya mengetahui minat besar Paulo dalam bermain sepakbola. Ia kemudian memutuskan untuk berlatih di Surya Putra Mariendal Medan, yaitu sekolah sepak bola yang dipimpin oleh ayahnya sendiri. Pada tahun 2010, Paulo yang saat itu berumur 15 tahun mengikuti seleksi All Star Team Challange yang digelar oleh AC Milan Junior Camp. Ia berhasil masuk ke dalam daftar 18 pemain sepak bola muda yang nantinya dilatih di San Siro, Milan. Namun naas cedera menggagalkan keberangkatan pemain jenius ini ( bagi saya dia jenius). 8 Dari 9 orang … Read more


Si Cantik Yang Hampir Punah

Posted: September 10th 2014

Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) atau biasa disebut Curik Bali adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25cm, dari suku STurnidae.  Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Bagian pipi yang tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Jalak Bali merupakan satwa yang hidupnya di alam liar (di habitat aslinya), populasinya saat ini amat langka dan terancam kepunahan. Diperkirakan jumlah spesies ini yang masih mampu bertahan di alam bebas hanya sekitar belasan ekor saja. Burung endemik Indonesia ini hanya ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik ini dilindungi undang-undang. Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rotschild, sebagai orang … Read more


Mengubah Pemakan Bangkai dan Penghisap Darah Menjadi Alat Sensus

Posted: September 3rd 2014

Seekor Antelop terjatuh di dalam sebuah hutan tanpa siapapun yang mengetahuinya. Tetapi lambat laun banyak hewan yang akan menikmati bangkai tersebut. Lalat pemakan bangkai dan binatang pemakan bangkai lainya akan memakan karkasnya dan mulai beternak didalam bangkai tersebut. Telur-telur tersebut akan berkembang dengan memanfaatkan bangkai sebagai sumber energi mereka. Tidak lama antelope tersebut akan hilang ditelan oleh waktu, tetapi fragmen dari DNA tersebut akan tetap terdapat didalam tubuh serangga dan pemakan bangkai yang memakannya. Hal diatas menjadi sebuah kabar gembira bagi konservasionis yang berjuang setengah mati untuk menyelamatkan spesies yang hampir punah. Mereka tidak harus lagi mencari spesies yang ingin mereka teliti tetapi mereka cukup menangkap lalat yang hidup di daerah spesies tersebut dan mereka akan mampu mendapatkan DNA hewan tersebut di dalam tubuh lalat. Teknik sensus dengan menggunakan ekstraksi DNA dari lalat ini lah yang digunakan oleh sebuah tim oleh Thomas Gilbert dari Universitas Copenhagen pada tahun 2013 untuk … Read more


KONTRIBUSI TEKNOLOGI MARKA MOLEKULER DALAM PENGENDALIAN WERENG COKLAT

Posted: May 13th 2014

    KONTRIBUSI TEKNOLOGI MARKA MOLEKULER DALAM PENGENDALIAN WERENG COKLAT   Wereng coklat merupakan hama utama tanaman padi. Serangan hama ini berfluktuasi dari tahun ke tahun sejak tahun 1970-an hingga sekarang, dan menimbulkan kerugian yang cukup besar, terutama pada saat terjadi ledakan serangan. Komponen utama dalam pengendalian terpadu wereng coklat adalah penanaman varietas unggul tahan wereng coklat (VUTW). Namun, penanaman VUTW dibatasi oleh kemampuan wereng coklat yang dapat mematahkan ketahanan VUTW dengan membentuk biotipe yang lebih virulen (ganas) di lapangan. Oleh karena itu, penelitian perkembangan biotipe dan perakitan VUTW sesuai dengan perkembangan biotipe wereng coklat di lapangan harus tetap dilakukan. Kombinasi teknologi marka molekuler dan teknologi konvensional telah banyak digunakan di luar negeri untuk menghasilkan perangkat pengendalian hama, termasuk perakitan varietas unggul tahan hama. Penelitian perkembangan biotipe wereng coklat dan perakitan VUTW baru perlu dilakukan dengan menggunakan pendekatan tersebut. Berbagai kondisi, baik sumber daya manusia, peralatan, fasilitas, dan kebijakan perlu … Read more


Neraka Yang Terlalu Dini

Posted: May 12th 2014

12 mei 1998 Ya ,itu adalah 16 tahun lalu dimana kondisi bangsa kemanusiaan bangsa ini berada pada titik terendahnya di era modern ini. Bisa dibilang neraka muncul tiba-tiba bagi sebagian orang. 16 tahun lalu manusia berubah menjadi binatang dalam sekejap. Nafsu mengalahkan segalanya. 16 tahun lalu ratusan atau mungkin ribuan sodara kalian dibantai dengan bengis. diperkosa, dibakar, dipukuli, diseret hingga mati.. ya, mati. Mungkin terlihat terlalu berlebihan. Tidak menurut saya.. karena itu adalah fakta. fakta yang kalian lupakan karena kalian merasa tidak perlu untuk diingat. Kalian hidup dengan keping uang yang bisa membeli orang lain. Kalian merasa bisa menginjak orang dengan uang. Kalian merasa mereka adalah bangsa pembantu. Tapi kalian ketahui 16 tahun lalu sodara-sodara kita berpikiran seperti itu dan hasilnya. Sodara kalian dibantai tanpa belas kasihan dengan dalil kesenjangan sosial. Belajarlah hidup dengan kerendahan, kalian bukan apa”… kalian adalah manusia pendosa juga. Tidak ada yang membedakan dengan manusia-manusia lain. … Read more


Awas Bakso BABI !

Posted: May 5th 2014

Bakso merupakan makanan yang sangat populer di Indonesia. Bakso dapat dijumpai mulai dari pedagang gerobak yang berkeliling hingga restoran di hotel berbintang. Bahan dasar pembuatan bakso adalah daging. Bakso dapat dibuat dari daging sapi, kerbau, ayam, kelinci maupun babi. Umumnya produsen bakso menggunakan daging sapi dan daging ayam. Mahalnya harga daging sapi, umumnya menjadi alasan bagi para produsen yang tidak bertanggung jawab untuk mencampurkan daging babi pada produk buatannya. Daging babi merupakan sumber protein hewani yang harganya murah dan mudah diperoleh di pasaran. Daging babi sering digunakan untuk campuran bakso, dendeng, abon dan produk berbasis bakso lainnya. Produsen yang tidak bertanggung jawab, mencampur produknya dengan daging babi tanpa label atau keterangan yang jelas dengan alasan ekonomi, demi meraih keuntungan yang besar. Hal ini terbukti dengan munculnya beberapa kasus yang beredar mengenai pemalsuan produk berbasis daging yang dicampur dengan daging babi, yang cukup meresahkan masyarakat Indonesia. Apabila ditinjau dari segi agama, … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php