Ade's Blog

Kekeragaman Genetik Ayam Kampung, Pelung, Sentul dan Kedu Hitam dengan Menggunakan Penanda DNA Mikrosatelit

Posted: September 1st 2015

Hai hai~ Apa kabar semuanya? Pasti baik –  baik aja dan makin KECE dong. Setelah melewati libur panjang akhirnya kita ketemu lagi di blog ini. Ya tidak lain dan tidak bukan karena keperluan kuliah hahahahaha. Nah kali ini aku mau ngebahas masalah gimana caranya kita ngebuktiin kalo ayam Indonesia itu gak kalah kok keragaman genetiknya sama ayam Bule (Luar Negeri). Mau bukti? Monggo disimak.   Indonesia merupakan negara yang dikenal akan kekayaan sumber daya genetik, akan tetapi sebagian besar dari kekayaan ini masih belum digali secara luas dan optimal. Salah satu potensi yang dimiliki Indonesia dari sisi peternakan ialah ayam lokal yang diketahui memiliki variasi genetik yang tinggi. Seperti yang telah dikemukakan oleh Nataamijaya (2000), terdapat 32 breed ayam lokal yang berbeda berdasarkan fenotipnya. Adanya perbedaan fenotip tersebut kemungkinan dikarenakan adanya diferensiasi genetik dari suatu populasi yang disebabkan adanya migrasi demografi. Diketahui berdasarkan pemetaan karyotype (Smith dkk., 2000), ayam memiliki … Read more


Terguling? Bukan! Tapi trenggiling Si Mamalia bersisik yang terancam!

Posted: December 4th 2014

Trenggiling. Iya bukan terguling loh ya. Adakah yang pernah melihat hewan ini? Pernah melihat sisiknya? Fosilnya? Atau bahkan ada yang memiliki awetan hewan ini? HA?! PERNAH MEMAKAN HEWAN INI? OH NO! Hati – hati nanti di tangkap pak Polisi loh! Apa sih trenggiling itu? Check it out nih! Trenggiling merupakan satu – satunya mamalia nocturnal unik yang terdapat di Asia yang memiliki tubuh yang unik yaitu mirip dengan reptil, tubuhnya yang ditutupi sisik yang tersusun dari keratin yang sangat keras kecuali pada bagian bawah perutnya (Mike dan Briggs, 2006; Farida, 2010). Hewan ini memiliki bentuk kepala yang kecil dan tirus ke arah ujung moncongnya, dengan mata yang memiliki kelopak yang tebal. Kaki pada bagian belakangnya lebih panjang dan besar dibandingkan dengan kaki depannya. Bentuk tubuhnya memanjang, ukuran tubuh dari trenggiling dari ujung kepala hingga pangkal ekor berkisar antara 50–55 cm sedangkan panjang berkisar antara 35–45 cm, hewan ini memiliki dua … Read more


Maleo? Si Setia yang Suka Berjalan Kaki

Posted: September 9th 2014

Maleo. Apa yang anda pikirkan ketika mendengar atau membaca kata tersebut? Maleo yang akan diulas pada artikel ini bukanlah seseorang yang ganteng maupun seseorang yang cantik, melainkan seekor burung. Sekilas jika kita melihat burung maleo ini tampak seperti ayam, dikarenakan burung yang satu ini tidak begitu senang terbang, melainkan burung ini lebih menyukai ‘berjalan kaki’. Burung ini lebih menyukai ‘berjalan kaki’ diakibatkan oleh bobot tubuhnya yang lumayan besar jika dibandingkan dengan ukuran sayapnya sehingga burung ini jika ingin terbang harus hinggap dulu pada cabang pohon lalu terbang dari satu cabang ke cabang yang lainnya. Burung maleo atau Macrocephalon maleo dalam bahasa latinnya merupakan salah satu jenis burung endemik Sulawesi yang sangat unik dan cukup banyak menarik perhatian. Burung ini dimasukkan ke dalam kategori salah satu satwa yang terancam punah akibat banyaknya habitat yang hilang dan berbagai macam perburuan yang dilakukan. Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan di IUCN si burung yang setia nan mesra … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php