http://blogs.uajy.ac.id/randy

Dunia Molekuler Pemamfaatan Tulang Rawan dan Minyak Hati ikan Hiu sebagai obat antikanker

Posted: May 28th 2013

Ada sekitar 50.000 jenis hewan bertulang belakang (vertebrata) yang diketahui sampai saat ini. Mereka hidup pada semua lingkungan biologi baik di daratan, air laut, air tawar, maupun udara. Walaupun bentuk dan ukuran tubuhnya beragam tetapi mempunyai struktur dasar tubuh yang sama. Hewan bertulang belakang umumnya terdiri dari kepala dan tubuh. Tubuh terdiri dari rongga dada dan abdomen. Hewan bertulang belakang yang hidup di darat biasanya mempunyai leher. Hiu atau cucut adalah sekelompok ikan  dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping. Kerangka hiu sangat berbeda dibandingkan dengan ikan-ikan bertulang seperti misalnya ikan kod. Kerangka hiu terbuat dari tulang muda yang sangat ringan dan lentur, meskipun tulang muda di ikan-ikan hiu yang lebih tua kadang-kadang sebagian bisa mengapur, sehingga membuatnya lebih keras dan seperti tulang (Anonim, 2011a). Ikan  hiu merupakan 7% dari seluruh jenis ikan yang ada.  Sebagian besar menghuni perairan laut di semua samudera maupun perairan air tawar.  Jenisnya beraneka ragam mulai dari yang terbesar yaitu ikan hiu paus … Read more


Prospek Penggunaan Markah Molekuler

Posted: May 28th 2013

Prospek Penggunaan Markah Molekuler Pemuliaan tanaman merupakan suatu metode eksploitasi potensi genetik tanaman untuk mendapatkan kultivar atau varietas unggul baru yangberdaya hasil dan berkualitas tinggi pada kondisi lingkungan tertentu. Eksploitasi potensi genetik tanaman semakin gencar setelah dicetuskannya revolusi hijau. Sejak itu, pemulia tanaman telah berhasil memperbaiki tanaman untuk sifat kualitatif maupun kuantitatif yang mempengaruhi penampilan agronomis maupun preferensi konsumen menggunakan pengamatan fenotipik yang dibantu dengan metode statistik yang tepat. Beberapa masalah yang sering muncul melalui pendekatan tersebut di antaranya adalah memerlukan waktu yang cukup lama, kesulitan memilih dengan tepat gen-gen yang menjadi target seleksi untuk diekspresikan pada sifat-sifat morfologi atau agronomi karena penampilan fenotipe tanaman bukan hanya ditentukan oleh komposisi genetik, tetapi juga oleh lingkungan tumbuh tanaman, rendahnya frekuensi individu yang diinginkan yang berada dalam populasi seleksi yang besar untuk mendapat hasil yang valid secara statistik, fenomena pautan gen antara sifat yang diinginkan dengan sifat tidak diinginkan sulit dipisahkan saat … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php